PERBANDINGAN KAPASITAS PENYIMPANAN AIR PADA MEDIA TANAM ARANG SEKAM, SERBUK KAYU DAN SABUT KELAPA

Authors

  • Nurhadyanti yanti
  • Reni Ekawaty

DOI:

https://doi.org/10.55043/atech-i.v2i2.36

Keywords:

media tanam, kapasitas penyerapan, kadar air, porositas.

Abstract

Media tanam adalah media yang digunakan untuk menumbuhkan tanaman, tempat akar, atau batang, akar akan tumbuh dan kembang. Dengan pengamatan kapasitas penyimpanan (KS), kadar air, dan porositas dapat dilihat perbedaan penyimpanan air setiap media tanam arang sekam, serbuk kayu sabut kelapa. Pada kapasitas penyimpanan media tanam yang banyak mengandung air terdapat pada media tanam sabut kelapa yaitu 75,81% sementara serbuk kayu 48,85% dan yang paling rendah yaitu arang sekam 31,76%. Pada kadar air media tanam sabut kelapa juga banyak mengandung air dari pada arang sekam itu karena sabut kelapa juga banyak mengandung air dari pada arang sekam itu karena sabut kelapa memiliki pori-pori untuk menyimpan air, sedangkan arang sekam memiliki pori yang padat sehingga air tidak menyerap pada media tanam. Pada porositas nilai arang sekam yang tertinggi itu karena arang sekam menghasilkan patrikel dengan ukuran yang kecil, dengan tidak berserat yang memaksimalkan ruang antar partkel sedangkan serbuk kayu dan sabut kelapa memiliki partikel yang variatif dan berserat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman, A., Haryati, U., & Juarsah, I. (2006). Penetapan Kadar Air Tanah dengan Metoda Gravimetrik. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian. Kementerian Pertanian.

Arsyad, S. (1989). Konservasi Tanah dan Air. IPB Press.

Buckle, K. (1987). Ilmu Pangan. UI Press.

Gusta, G. (1987). Pengantar Ilmu Tanah. Rineka Cipta.

Hakim, M. F., Setiari, N., & Izzati, M. (2012). Kapasitas Penyerapan dan Penyimpanan Air pada Berbagai Ukuran Gel dari Tepung Karaginan untuk Pembuatan Media Tanam Jeloponik. Buletin Anatomi Dan Fisiologi, XVII(1), 15–21.

Hanafiah, K. (2014). Dasar-dasar Ilmu Tanah. Rajawali Press.

Hanum, M. S. (2015). Eksplorasi Limbah Sabut Kelapa (Studi Kasus: Desa Handapherang Kecamatan Cijeunjing Kabupaten Ciamis). E-Proceeding of Art and Desain, 2(2), 930–938.

Haryanto, R. J., Suryadi, U. E., & Krisnohadi, A. (2024). Korelasi Kadar Air Tanah Lapangan Dan Kedalaman Muka Air Tanah Pada Zona Riparian Kebun Raya Sambas. Jurnal Sains Pertanian Equator, 13(2), 565. https://doi.org/10.26418/jspe.v13i2.76851

Irawan, A., & Kafiar, Y. (2015). Pemanfaatan Cocopeat dan Arang Sekam Padi sebagai Media Tanam Bibit Cempaka Wasian (Elmerrilia ovalis). Prosiding Seminar Nasional Biodiversitas Indonesia, 1(4), 805–808. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010423

Irawati, I., & Pratiwi, A. (2014). Karakteristik Permeabilitas Tanah Pasir Dengan Metode Constand Head dan Model Saluran Terbuka. Fakultas Teknik. UNiversitas Muhammdiyah Makasar.

Istomo, I., & Valentino, N. (2012). Pengaruh Perlakuan Kombinasi Media terhadap Pertumbuhan Anakan Tumih (Combretocarpus rotundatus (Miq.) Danser). Jurnal Silvikultur Tropika, 3(2), 81–84. https://doi.org/https://doi.org/10.29244/j-siltrop.3.2.%25p

Kiboi, M., Fliessbach, A., Muriuki, A., & Ngetich, F. (2022). Data on The Response of Zea Mays L. and Soil Moisture Content to Tillage and Soil Amendments in The Sub-Humid Tropics. Data in Brief, 43(June), 108381. https://doi.org/10.1016/j.dib.2022.108381

Siregar, E. (2018). Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Volume Larutan Nutrisi Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tomat Cherry (Lycopersicon esculentum) dengan Sistem Fertigasi. Universitas Sumatera Utara. https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/12642

Wardono, A. (2006). Pemanfaatan Serbuk Gergaji Kayu Jati (Tectona Grandis) Sebagai Campuran Bahan Pengisi PadaPembuatan Bata Beton Pejal. Unnes.

Downloads

Published

2025-07-01

How to Cite

yanti, N., & Ekawaty, R. (2025). PERBANDINGAN KAPASITAS PENYIMPANAN AIR PADA MEDIA TANAM ARANG SEKAM, SERBUK KAYU DAN SABUT KELAPA . Atech-i, 2(2), 29–39. https://doi.org/10.55043/atech-i.v2i2.36

Issue

Section

Articles